Together we are...

Wednesday, October 31, 2012

Pergi tanpa alasan.

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG..

Orang kata kalau pergi tanpa alasan, nanti jika kembali jangan bawa sebarang alasan juga. Betul ke?

Bagi aku, setiap apa yang berlaku ada sebab dan hikmahnya. Hanya percaya pada janji-janjiNya. Bila Allah izinkan untuk kita tahu suatu hari nanti, kita akan tahu juga. Kalau tidak, maka itu juga aturan Allah yang lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita semua.

Sehingga hari itu tiba, usah bersedih, usah merintih. Jalani kehidupan seperti biasa,

Dalam sebuah penantian itu kadang-kala tersimpan seribu satu hikmah. Dalam penantian itu kadang-kala membuahkan hasil yang positif. Jawapan kepada penantian itu mampu menceriakan hari-hari seterusnya.

Tapi, Maha Kuasa Allah ke atas sesuatu perkara yang terjadi.

Maka jangan pernah lupa doa dan doa dan doa kepada Yang Maha Pemurah yang mengurniakan segala apa yang kita miliki hari ini. Jangan pernah lupa meminta kepada DIA yang satu-satunya Maha Pemberi segala apa yang kita inginkan.

Ya, dalam setiap nafas, dalam setiap langkah, dalam setiap kata, jangan pernah lupa kepada Allah SWT!

Segalanya akan jadi indah bila semuanya kerana Allah, percayalah!

Bertemu tidak resah, berpisah tidak gelisah.


Dan sekiranya penantian kita tidak mendatangkan reaksi yang seperti kita mahukan? Kita tak putus-putus berdoa, tapi pengakhirannya adalah sesuatu yang mengecewakan.

Usah bersedih. Kerana selama kita menunggu, kita berjaya mendidik hati kita sabar dan redha.

Bukankah kita di dunia ini menunggu detik kematian? Bukankah kita di dunia ini hanya sementara dan menanti saat kembalinya kita kepada yang berhak memiliki kita?

Itu adalah sebuah penantian yang menuntut iman mengatasi segalanya.

Kita tahu apa yang terjadi adalah yang tak terjadi. Dan begitulah sebaliknya.

Maka, seperti yang biasa kita dengar dan aku juga tetap akan berkata perkara yang sama.

Setiap perkara yang berlaku itu ada hikmahnya.

Masalahnya hanya kita. Hanya kita yang memerlukan warasnya akal dan teguhnya iman dalam menghadapi setiap hal yang terjadi.

Tak semua yang pahit itu akan kekal pahit. Di hujungnya akan manis juanya. Hujan ribut pasti berhenti akhirnya. Bukan selamanya kemarau melanda bumi Allah. Tangisan akan berhenti, ketawa pula akan kedengaran.

Setiap perkara itu ada tempohnya.

Setiap perkara itu ada permulaan dan pengakhirannya.

Bersabarlah meniti liku-liku kehidupan.

Wallahua’alam.


No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...